| |
|
|
| |
|

|
| |
|
|
| |
Senin,
3 Mei 2010
|
TUHAN dan KEMAHATAHUAN-NYA
I Raja-raja 13:1-10
M1 (Menerima)
Minggu ini, kita akan menelusuri salah satu tokoh Alkitab yang pernah melakukan pembaharuan rohani besar-besaran atas suatu bangsa saat memerintah sebagai raja. Ia adalah raja Yosia. Sebelum Yosia dilahirkan, Tuhan sudah menetapkan dia untuk menjadi reformator di generasinya. Seorang abdi Allah dipakai Tuhan untuk menyampaikan nubuatan ini sepuluh generasi sebelum Yosia lahir. Allah dengan kemaha kuasaan-Nya telah merancangkan masa depan Yosia sebelum ia dilahirkan. Jadi bagaimana mungkin Tuhan tidak merancangkan yang terbaik bagi kita? Kita telah dirancang-Nya sebelum ada satu hari pun terjadi dalam hidup kita.
M2 (Merenungkan)
1.Atas perintah siapakah abdi Allah datang dan nama siapa yang disebut akan lahir? (ayat 1-2).
2.Apa isi nubuatan abdi Allah itu? (ayat 2-3).
3.Apa yang terjadi pada Yerobeam? (ayat 4-6).
M3 (Melakukan)
Renungkan Firman Tuhan hari ini. Temukan rencana Tuhan dalam hidupmu.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada teman-temanmu bagaimana Tuhan memanggilmu untuk melayani Dia. |
| |
|
|
| |
|
TIDAK ADA BATASAN UNTUK MELAYANI TUHAN
II Tawarikh 34:1-7
M1 (Menerima)
Tuhan dapat memakai siapa saja untuk menjadi alat-Nya. Tidak ada batasan usia saat Tuhan memakai kita untuk melayani. Yosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja, ia melakukan apa yang benar di mata Tuhan dan hidup seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. Dan dikatakan dalam Alkitab, ketika ia masih muda belia, ia mencari Allah Daud. Perbuatannya yang mungkin menghebohkan penduduk Yerusalem adalah ketika ia meluluhlantahkan mezbah-mezbah dan berhala-berhala. Kalau Yosia bisa dipakai Tuhan sejak usia muda, masihkah kita menghindar dari jawaban kita atas pertanyaan Tuhan kepada kita untuk melayani Dia?
M2 (Merenungkan)
1.Usia berapakah Yosia menjadi raja dan berapa lamakah ia memerintah? (ayat 1)
2.Bagaimanakah sikap hidup raja Yosia yang masih muda belia ini? (ayat 2)
3.Apa yang dilakukan Yosia setelah ia mengetahui kebenaran? (ayat 3-7)
M3 (Melakukan)
Renungkan Firman Tuhan hari ini, aplikasikanlah dalam hidupmu, teguran apa yang kamu dapat hari ini? Buatlah komitmen untuk melayani-Nya.
M4 (Membagikan)
Bagikan pada teman-teman komselmu tentang apa yang kamu dapatkan dari perenungan Firman Tuhan hari ini. |
| |
|
|
| |
Rabu,
5 Mei 2010
|
FIRMAN YANG MENEGUR
II Tawarikh 34:8-28
M1 (Menerima)
Pada tahun 1970-an sampai 1980-an, ada sebuah kegerakan yang disebut gerakan kembali kepada Alkitab. Baik khotbah maupun percakapan setiap hari akan selalu terdengar kata, “Back to the Bible atau kembali kepada Alkitab.” Entah siapa yang mempopulerkan istilah tersebut, tetapi kata 'back to the bible' sangat terkenal di mana-mana. Sebenarnya gerakan kembali kepada Alkitab atau mencintai kitab Taurat telah dimulai pada zaman raja Yosia (ay. 8). Pada saat itu, mereka menemukan kitab Taurat Musa yang terhilang. Dan ketika kitab itu dibacakan di depan raja, Yosia serta merta mengoyakkan pakaiannya. Inilah kelebihan Yosia, ia segera bertobat ketika mendengar firman Tuhan. Bagaimana dengan kita? Apakah kita cepat bertobat ketika Tuhan menegur melalui Firman-Nya, atau masih mengeraskan hati terhadap teguran Tuhan?
M2 (Merenungkan)
1.Apa yang dilakukan Yosia selama awal pemerintahannya? (ayat 8-13)
2.Apakah yang mereka temukan dan bagaimana reaksi Yosia saat mendengarnya? (ayat 14-22)
3.Apa tanggapan Tuhan terhadap keputusan Yosia untuk mencari wajah Tuhan? (ayat 23-28)
M3 (Melakukan)
Sudahkah kamu membuat keputusan untuk mencari wajah Tuhan? Tuliskan komitmenmu.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada rekan-rekanmu tentang komitmenmu untuk dilakukan mulai saat ini. |
| |
|
|
| |
|
YOSIA MEMIMPIN PERTOBATAN MASSAL
II Tawarikh 34:29-33
M1 (Menerima)
Jika kita heran dengan ketegaran hati orang Israel untuk tidak mau bertobat, bacaan Alkitab hari ini sungguh terasa sangat indah. Yosia memimpin pertobatan massal atas Kerajaan Yehuda! Yosia membacakan seluruh isi kitab perjanjian tersebut, mengikat perjanjian untuk hidup mengikuti Tuhan dan segala perintah, peraturan dan ketetapan-Nya, di hadapan seluruh bangsa Israel (ayat 30b-31). Yosia menyuruh semua orang yang ada di Israel untuk beribadah pada TUHAN, Allah nenek moyang mereka. Benarlah pernyataan ini, “Orang yang tepat, ditempatkan pada posisi yang tepat, untuk bertindak pada waktu yang tepat dapat menghasilkan perubahan yang luar biasa.” Sudahkah kita hidup dengan mengikuti Tuhan dengan segenap hati dan segenap jiwa sehingga hidup kita berdampak bagi orang lain?
M2 (Merenungkan)
1.Setelah mendengar firman Tuhan melalui perantara nabiah Hulda, apa yang dilakukan Yosia dan orang Yehuda? (ayat 29-30).
2.Seperti apakah Yosia memimpin tindakan pertobatan secara massal? (ayat 31-32)
3.Apa dampak dari pertobatan tersebut? (ayat 33).
M3 (Melakukan)
Tuliskanlah rhema yang kamu dapatkan dari renungan firman Tuhan hari ini.
M4 (Membagikan)
Ceritakan kepada teman-temanmu tentang bagaimana komitmen yang kamu buat dengan Tuhan. |
| |
|
|
| |
|
PEMBAHARUAN ROHANI YANG DILAKUKAN OLEH YOSIA
II Raja-raja 23:1-30
M1 (Menerima)
Bukan hanya pertobatan massal, Yosia juga memberhentikan para imam berhala atau imam dewa asing yang diangkat raja-raja Yehuda sebelum Yosia lahir. Inilah yang disebut transformasi bangsa. Yosia melakukan sesuai isi nubuatan terhadap dirinya bahwa ia akan, “… memecahkan tugu-tugu berhala dan menebang tiang-tiang berhala… dirobohkannya dan batu-batunya dipecahkannya, lalu ditumbuknya halus-halus menjadi abu, dan dibakarnyalah tiang berhala… sesuai dengan firman TUHAN yang telah diserukan oleh abdi Allah yang telah menyerukan hal-hal ini,”(II Raja-raja 23:14-16). Inilah yang disebut transformasi atau pembaharuan. Adakah berhala-berhala tertentu yang masih tersembunyi di dalam hidupmu? Bertobatlah.
1.Untuk apakah Yosia M2 (Merenungkan)
mengikat perjanjian di hadapan Tuhan?(ayat 1-3).
2.Apa perintah Yosia kepada imam Hilkia dan para imam lain untuk dilakukan? (ayat 4-20).
3.Hap apa saja yang dihapuskan oleh Yosia di tanah Yehuda dan Yerusalem? (ayat 24-27).
M3 (Melakukan)
Jika kamu mendapat peringatan Tuhan hari ini, apa yang akan kamu lakukan? Tuliskan komitmenmu.
M4 (Membagikan)
Ceritakan kepada teman-temanmu bagaimana kamu mengadakan pemberesan atas dosa-dosa tertentu dalam hidupmu. |
| |
|
|
| |
Sabtu,
8 Mei 2010
|
YOSIA MENGADAKAN PERAYAAN PASKAH BAGI TUHAN
II Tawarikh 35:1-19
M1 (Menerima)
Raja Yosia benar-benar pembaharu yang luar biasa. Setelah pembaharuan demi pembaharuan yang dilakukannya, Yosia mengadakan perayaan paskah bagi Tuhan, hal yang tidak pernah dilakukan selama beberapa generasi sebelumnya. Dikatakan, “Kemudian raja memberi perintah kepada seluruh bangsa itu: 'Rayakanlah Paskah bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang tertulis dalam kitab perjanjian ini!' Sebab tidak pernah lagi dirayakan Paskah seperti itu sejak zaman para hakim yang memerintah atas Israel dan sepanjang zaman raja-raja Israel dan raja-raja Yehuda. Tetapi barulah dalam tahun kedelapan belas zaman raja Yosia Paskah ini dirayakan bagi TUHAN di Yerusalem,” (II Raja-raja 23:21-23). Inilah dia, pahlawan sejati dari keturunan Daud, karena kelahirannya saja telah dinubuatkan oleh Tuhan sebelumnya. Mari, biarkan Tuhan memberikan pencerahan baru bagi kita melalui renungan Saat Teduh hari ini. Kita percaya bahwa Tuhan pasti memiliki rencana yang indah untuk digenapi di dalam hidup kita.
M2 (Merenungkan)
1.Bacalah dengan hati yang terbuka dan biarkan Tuhan berbicara dalam hatimu (ayat 1-6).
2.Rhema apakah yang kamu dapatkan dari sifat pengorbanan Yosia dan orang lain? (ayat 7-15)
3.Apakah salah satu prestasi besar apakah yang dilakukan oleh Yosia? (ayat 16-19)
M3 (Melakukan)
Apakah kamu sudah melupakan peringatan-peringatan Tuhan? Tuliskan komitmenmu.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada teman-temanmu tentang pengalamanmu bersama Tuhan. |
| |
|
|
| |
|
YOSIA MATI KARENA TIDAK MENGINDAHKAN PESAN TUHAN
II Tawarikh 35:20-27
M1 (Menerima)
Biasanya, ketika seseorang sudah berhasil, terkadang dia mengabaikan peringatan-peringatan yang diberikan begitu saja. Setelah kita melihat segala kegemilangan Yosia, hari ini kita membaca tentang kematian Yosia akibat mengabaikan nasihat Tuhan. Sangat disayangkan, seandainya Yosia masih mendengarkan pesan Tuhan, mungkin ia tidak akan mati secepat itu. Pesan Tuhan itu diucapkan oleh Nekho, raja Firaun dari Mesir, “'Allah memerintahkan aku supaya segera bertindak. Hentikanlah niatmu menentang Allah yang menyertai aku, supaya engkau jangan dimusnahkan-Nya!' Tetapi Yosia tidak berpaling dari padanya, melainkan menyamar untuk berperang melawan dia. Ia tidak mengindahkan kata-kata Nekho, yang merupakan pesan Allah, lalu berperang di lembah Megido,”(II Tawarikh 35:21-22). Apakah kita juga tidak mengindahkan pesan Tuhan atas hidup kita? Awas, peringatan ini sangat serius bagi kita.
M2 (Merenungkan)
1.Pesan apakah yang disampaikan oleh Nekho, raja Mesir kepada Yosia? (ayat 20-21)
2.Menurutmu, mengapa Yosia tidak mengindahkan pesan Tuhan? (ayat 22)
3.Apa akibat ketidaktaatan Yosia? (ayat 23-27)
M3 (Melakukan)
Sudahkah kamu memperhatikan sungguh-sungguh peringatan Tuhan? Tuliskanlah komitmenmu.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada sahabat-sahabatmu tentang peringatan Tuhan bagimu. |
| |
|
|
| |
|
| |
Senin,
10 Mei 2010
|
TUJUAN PENCIPTAAN MANUSIA
Kisah Para Rasul 17:24-30
M1 (Menerima)
Bacalah bacaan hari ini dengan hati yang haus sambil berdoa.
M2 (Merenungkan)
1.Siapakah Allah itu? (ayat 24a).
2.Siapakah yang dijadikan (diciptakan) oleh Allah? (ayat 26). Apakah maksud Allah menciptakan manusia? (ayat 27-28).
3.Jadi, kalau kita adalah keturunan Allah, hal apakah yang harus kita lakukan? (ayat 29-30).
Cara hidup kita ditentukan oleh pengenalan kita akan siapakah Allah itu. Banyak orang berpikir bahwa Allah memerlukan pelayanan manusia, seolah-olah Ia kekurangan. Nah, dari pengenalan yang salah inilah muncul cara hidup yang keliru. Muncul konsep ‘hidup untuk Allah.’ Memang baik, tapi seringkali banyak yang berpikir bahwa Allah memerlukan pelayanan kita. Kenyataannya Allah tidak memerlukan pelayanan kita! Dia menciptakan kita untuk “Berada, hidup dan bergerak di dalam Dia.” Atau dengan perkataan lain supaya, “Allah yang hidup di dalam mereka.” Inilah cara hidup yang benar. Sudahkah kita hidup di dalam Allah? Jika belum, satu-satunya jalan adalah bertobat. Bertobat artinya berubah pikiran kita dari konsep, “Allah hidup di dalam benda-benda buatan tangan manusia,” kepada konsep, “Allah telah menebus manusia dari dosa untuk berada, hidup dan bergerak di dalam Dia.”
M3 (Melakukan)
Renungkan Firman Tuhan hari ini. Temukan rencana Tuhan dalam hidupmu.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada teman-temanmu tentang bagaimana Tuhan memanggilmu untuk melayani Dia. |
| |
|
|
| |
|
MANUNGGAL DENGAN ALLAH
Yohanes 6:53-58; 47
M1 (Menerima)
Bacalah renungan hari ini dengan hati yang haus sambil berdoa.
M2 (Merenungkan)
1.Apa yang harus kita lakukan agar memperoleh hidup di dalam diri kita? (ayat 53-54). Mengapa? (ayat 55).
2.Apakah yang sebenarnya dimaksudkan dengan makan dan minum tubuh dan darah Kristus? (ayat 47). Apakah yang terjadi bila kita makan dan minum tubuh dan darah Kristus? (ayat 56).
3.Oleh siapakah Kristus hidup ketika Ia diutus oleh Bapa? Oleh siapakah kita harus hidup bila kita “memakan” Kristus? (ayat 57-58).
Sebenarnya yang dimaksud oleh Kristus adalah bahwa melalui kepercayaan kita kepada penebusan Kristus, maka kita “memakan tubuh-Nya” dan “meminum darah-Nya,” secara rohani. Bila kita “memakan” dan “meminum” tubuh dan darah Kristus, kita menjadi satu dengan Kristus. Kristus ada di dalam kita dan kita berdoa di dalam Kristus. Harusnya kita mempraktekkan Perjamuan Kudus sebagai tindakan iman untuk menghayati kesatuan kita dengan Kristus. Inilah cara hidup yang diinginkan oleh Tuhan bagi kita setiap saat. Ia ingin “Kristus yang hidup di dalam kita.” Kekristenan bukanlah hidup oleh diri sendiri, tetapi oleh Kristus. Nah, cara hidup tersebut sebenarnya berasal dari Kristus. Semasa di bumi, Kristus tidak pernah melakukan satu hal pun bagi Bapa. Kristus membiarkan Bapa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan-Nya di dalam Dia. (Yohanes 5:19 30; 7:16; 8:28, 42; 14:10). Seperti Kristus hidup oleh Bapa, demikianlah kita harus hidup oleh Kristus.
M3 (Melakukan)
Renungkan Firman Tuhan hari ini dan temukan rencana Tuhan dalam hidupmu.
M4 (Membagikan)
Diskusikan dengan teman-temanmu bagaimana langkah praktis untuk hidup di dalam Dia. |
| |
|
|
| |
Rabu,
12 Mei 2010
|
HIDUP BARU MEMBAWA KEMENANGAN
Kolose 3:1-5
M1 (Menerima)
Bacalah Kolose 3:1-5 dengan hati yang haus sambil berdoa.
M2 (Merenungkan)
1.Di manakah hidup kita berada? (ayat 3-4).
2.Di manakah Kristus sekarang berada? (ayat 1).
3.Apakah yang harus kita lakukan? (ayat 1-2).
4.Apakah yang dapat kita kalahkan (matikan) bila kita percaya bahwa kita telah mati dan bahwa Kristuslah hidup kita? (ayat 5).
Banyak orang Kristen yang bergumul luar biasa, namun gagal mengalahkan kebiasaan-kebiasaan dosa. Penyebabnya adalah karena cara hidup mereka yang keliru. Mereka mencoba untuk mematikan kebiasaan-kebiasaan dosa yang mengikat mereka dengan kekuatannya sendiri. Bila kita yang mencoba keras untuk mengalahkan kebiasaan-kebiasaan dosa, maka kita pasti gagal. Tetapi, semakin kita memikirkan Kristus yang di atas, semakin nyatalah Dia hidup di dalam kita. Apabila Kristus yang bertindak, Ia pasti berhasil, sebab Ia telah menang. Bila Kristus yang hidup di dalam kita, maka Kristuslah yang akan mematikan perbuatan-perbuatan daging di dalam diri kita. Dengan demikian, bukan lagi kita yang mematikan kedagingan dengan kekuatan kita, tetapi kasih karunialah yang mematikannya. Semakin yakin kita, bahwa “Kristus hidup di dalam kita,“ semakin kita mampu memanifestasikan Kristus untuk mematikan kedagingan kita. Dengan demikian, kita akan hidup di dalam kasih karunia.
M3 (Melakukan)
Renungkan Firman Tuhan hari ini dan temukan rencana Tuhan dalam hidupmu.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada teman-temanmu tentang kedagingan yang selama ini menguasaimu dan bagikan komitmen yang akan kamu lakukan.
|
| |
|
|
| |
|
ANUGERAH DEMI ANUGERAH
Yohanes 1:14-18
M1 (Menerima)
Bacalah Yohanes 1:14-18 dengan hati yang haus sambil berdoa.
M2 (Merenungkan)
1.Apa yang telah terjadi dengan firman? Penuh dengan apakah Anak Tunggal Bapa itu? (ayat 14).
2.Kesaksian apakah yang diberikan oleh Yohanes Pembaptis tentang Kristus?(ayat 15).
3.Hal apa yang akan diterima oleh kita dari kepenuhan Kristus? (ayat 16). Mengapa? (ayat 17).
4.Siapakah yang dinyatakan oleh Anak Tunggal Allah (Kristus) itu? (ayat 18).
Firman Allah menjelma menjadi manusia dan berdiam di dalam dan di antara manusia. Tujuan penjelmaan dan penyatuan Kristus dengan kita adalah supaya Ia dapat menjadi hidup kita. Pada waktu Kristus menjelma menjadi manusia, Ia hidup penuh dengan kasih karunia dari Bapa. Kehidupan yang penuh dengan kasih karunia itu dimaksudkan untuk menjadi model bagi kita tentang bagaimana cara hidup yang benar bagi setiap manusia. Kristus memberikan kasih karunia di setiap waktu, dalam setiap peristiwa, dalam setiap masalah, dan dalam setiap perjalanan hidup kita. Tidak ada satu pun peristiwa hidup yang tidak disertai dengan kasih karunia. Semua karena anugerah. Hanya karena anugerah. Sola Gratia.
M3 (Melakukan)
Renungkan Firman Tuhan hari ini dan temukan rencana Tuhan dalam hidupmu.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada teman-temanmu bagaimana Tuhan memanggilmu untuk melayani Dia.
|
| |
|
|
| |
|
SOLAGRATIA UNTUK SELURUH PERJALANAN HIDUP
Efesus 2:8-10
M1 (Menerima)
Bacalah kitab Efesus 2:8-10 dengan hati yang haus sambil berdoa kepada Tuhan.
M2 (Merenungkan)
1.Karena apa dan oleh apakah kita diselamatkan? (ayat 8).
2.Mengapa Allah menyatakan, bahwa kita selamat bukan karena hasil perbuatan kita? (ayat 9).
3.Sebenarnya, siapakah kita? Bagaimanakah dan untuk tujuan apakah kita diciptakan? (ayat 10).
Karena kita tidak pernah mampu membayar harga untuk diselamatkan dari dosa, maka Kristus telah membayar dengan nyawa-Nya sendiri. Itulah sebabnya kita harus selalu mengingat bahwa kita diselamatkan bukan sebagai hasil perbuatan kita. Ingatan tersebut akan membuat kita hidup dengan rendah hati. Tidak hanya dalam aspek keselamatan, tetapi seluruh hidup kita telah dipersatukan dengan Kristus dan rencana-Nya. Orang-orang yang berada di dalam Kristus akan hidup dalam kekuatan Kristus. Kekuatan itulah yang disebut anugerah. Seluruh hidup kita dari awal sampai akhir sudah ada dan direncanakan di dalam Kristus, jauh sebelum kita diciptakan. Tuhan mau agar kita tidak lagi bergumul dalam merencanakan dan mencapai rencana tersebut dengan kekuatan kita sendiri. Tuhan mau agar kita hanya berjalan di dalam anugerah untuk seluruh perjalanan hidup kita.
M3 (Melakukan)
Dalam hal apakah kamu belum mengandalkan anugerah Tuhan? Bertobatlah dan temukan rencana Tuhan dalam hidupmu.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada teman-temanmu tentang anugerah Tuhan dalam hidupmu. |
| |
|
|
| |
Sabtu,
15 Mei 2010
|
ANUGERAH DALAM SEGALA KEADAAN
Filipi 4:11-13
M1 (Menerima)
Bacalah kitab Filipi 4:11-13 dengan hati yang haus sambil berdoa pada Tuhan.
M2 (Merenungkan)
1.Hal apakah yang selalu dipelajari oleh Paulus? (ayat 11).
2.Dalam keadaan seperti apakah Paulus hidup berkemenangan? (ayat 12).
3.Apakah rahasia kemenangan Paulus? (ayat 13).
Hidup dalam Kristus bukanlah hidup yang mulus tanpa tantangan. Allah merencanakan sebuah hidup yang mampu mengatasi segala keadaan. Orang yang biasa hidup di luar anugerah akan sangat tertekan dan menganggap Allah meninggalkan mereka di saat sukar. Beda dengan orang yang hidup dalam anugerah seperti Paulus. Ia percaya bahwa anugerah tidak hanya diperlukan dalam kekurangan, namun juga dalam keadaan kelimpahan. Orang yang mengandalkan diri sendiri selalu bertanya, “Mengapa ini terjadi Tuhan?” Namun orang yang mengandalkan anugerah akan berkata, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Mereka percaya bahwa perjalanan mereka di dalam Kristus adalah perjalanan yang berkemenangan. Ketika kita berada di dalam Kristus, kita mampu hidup di dalam segala keadaan. Bukan kita lagi yang hidup, tetapi Kristuslah yang hidup di dalam kita.
M3 (Melakukan)
Sudahkah kamu mengandalkan Tuhan dalam keadaan sukar maupun senang? Buatlah komitmen untuk dilakukan.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada teman-temanmu tentang pengalaman saat kamu mengandalkan Dia. |
| |
|
|
| |
|
BERLIMPAH DALAM ANUGERAH
Kisah Para Rasul 4:32-37
M1 (Menerima)
Bacalah kitab Kisah Para Rasul 4:32-37 dengan hati yang haus sambil berdoa.
M2 (Merenungkan)
1.Setelah lawatan Roh Kudus, bagaimanakah kualitas hidup jemaat mula-mula di Yerusalem? (ayat 1, 34-37).
2.Hal apakah yang dilakukan oleh rasul-rasul? (ayat 33a).
3.Mengapakah jemaat mula-mula dapat memiliki kualitas hidup yang demikian? (ayat 33b).
Roh Kudus dikirimkan Allah untuk berdiam di dalam orang-orang percaya. Roh Kudus menyadarkan kita bahwa Kristus ada di dalam kita dan kita ada di dalam Kristus (Yohanes 14:15-20). Setelah jemaat mula-mula dipenuhi lagi dengan Roh Kudus, cara hidup mereka pun berubah. Mereka berpindah dari cara hidup dengan “kekuatan sendiri” kepada cara hidup “di dalam Kristus.” Kristuslah yang melakukan perkara-perkara yang dahsyat di dalam mereka dan melalui mereka. Mereka mereka mampu melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak mampu dilakukan oleh manusia biasa. Mereka bersatu, semua menjual harta kepunyaannya dan membagi-bagikannya kepada orang yang berkekurangan. Mengapa mereka mampu melakukannya? Karena mereka semua hidup dalam kasih karunia yang berlimpah-limpah!
M3 (Melakukan)
Perkara apa yang kamu rasa masih sulit untuk lakukan dengan kekuatan sendiri? Mintalah agar Dia yang memampukanmu.
M4 (Membagikan)
Ceritakan pada teman-teman bagaimana indahnya ketika kamu berjalan dalam anugerah Allah.
SATE SELANJUTNYA
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
|